Blog Ayam Bangkok

Katuranggan Leher Ayam Bangkok dan Cara Melatihnya

Pertimbangan fisik saat menilai kualitas tarung dari seekor ayam bangkok aduan memang ada banyak sekali. Selain dari kenampakan katuranggan tubuh, kaki, kepala, dan sisik, bagian tubuh ayam yang dapat menjadi indikator kualitas tarung pada seekor ayam adalah bagian lehernya. Leher merupakan bagian penting yang digunakan ayam saat bermanuver menciptakan peluang pukulan. Di artikel kali ini kami akan memberikan informasi seputar ciri leher ayam bangkok yang baik serta tips-tips melatih otot leher. Jika Anda botoh ayam sejati, silakan simak pembahasannya.

Katuranggan Leher Ayam Bangkok

Leher ayam bangkok yang baik dan ideal adalah leher yang lentur dengan tulang yang rapat, tidak terlalu panjang, dan pula tidak terlalu pendek.

Katuranggan Leher Ayam Bangkok
  1. Ayam Jalu dan Ayam Pukul
  2. Cara Merawat Ayam Bangkok
  3. Ciri Ayam Bangkok Betina yang Baik untuk Indukan
Leher yang lentur memungkinkan ayam dapat menahan pukulan kaki lawan dengan efek yang seminimal mungkin. Leher semacam ini juga sangat bermanfaat dalam menghindari serangan atau saat mengalung dan mengunci posisi lawannya. Leher yang lentur memiliki peluang lebih besar dalam menciptakan pukulan pada teknik ngalung. Gesitnya gerakan kepala saat menerapkan teknik nyayap juga akan dimiliki oleh ayam dengan ciri leher semacam ini.

Tulang leher yang rapat adalah salah satu faktor yang juga harus diperhatikan. Leher dengan tulang yang rapat akan meminimalkan risiko terpukulnya jaringan syaraf leher yang bisa menyebabkan ayam K.O. Seperti diketahui, kita telah menemukan banyak kasus ayam yang kalah secara KO setelah ia menerima pukulan ke arah leher. Pukulan KO pada leher dapat terjadi karena titik tumpu pukulan tepat mengenai ruas tulang lehernya sehingga terbuka dan membuat syaraf leher terganggu.

Panjang leher ayam juga harus proporsional dengan panjang tubuhnya. Ayam dengan leher yang terlalu pendek cenderung akan sulit mengunci lawannya, terlebih jika menerapkan teknik ngalung, sementara ayam dengan leher terlalu panjang cenderung akan lebih sering menerima pukulan.

Cara Melatih Otot Leher Ayam Bangkok

Untuk memperoleh leher dengan ukuran yang proporsional dan otot yang kuat, ada beberapa teknik yang bisa kita lakukan. Teknik-teknik ini sebetulnya bersifat rahasia, akan tetapi tentu tak ada salahnya rahasia ini saya buka terlebih supaya nilai manfaatnya bisa Anda rasakan juga.

Cara Melatih Leher Ayam Bangkok

Cara pertama yaitu dengan melakukan urut atau pijat leher secara rutin. Caranya yaitu dengan menarik kepala ke bawah badan dengan menahan bagian tubuhnya menggunakan paha, kemudian menarik kepalanya ke atas dengan gerakan memilin. Pijatan dilakukan secara berulang-ulang dan perlahan minimal sebanyak 3-5 kali setiap harinya sehingga otot-otot lehernya tidak kaku.

Cara kedua yaitu dengan menerapkan senam leher secara rutin. Bagaimana untuk melakukan senam ini, silakan simak pada artikel terdahulu mengenai latihan fisik ayam bangkok yang dapat Anda baca di link ini.

Cara terakhir, yaitu dengan membiasakan ayam bangkok menerima pukulan dengan melakukan jajal tarung atau abar. Setiap pukulan yang diterima lehernya secara alami akan membuat otot leher terbentuk menjadi lebih kokoh. Anda bisa melakukan jajal tarung ayam bangkok kesayangan Anda dengan ayam untulan yang memang khusus dipersiapkan untuk melatih ayam. Melakukan jajal tarung juga akan bermanfaat untuk meningkatkan mental ayam Anda sehingga lebih percaya diri.

Nah, itulah sekilas pemaparan kami mengenai katuranggan leher ayam bangkok yang menjadi ciri ayam juara. Dengan menerapkan tips-tips menguatkan otot leher yang saya berikan di atas secara rutin, semoga leher ayam Anda menjadi lebih terstruktur dan kuat. Salam.

0 Response to "Katuranggan Leher Ayam Bangkok dan Cara Melatihnya"