Blog Ayam Bangkok

7 Cara Melatih Ayam Bangkok Agar Fisiknya Kuat

Budidaya ayam bangkok berbeda dengan budidaya ayam sayur, ayam hias, atau ayam jenis lainnya. Ayam bangkok dirawat dan dibesarkan selain agar memiliki tubuh yang sehat, juga diupayakan agar memiliki kemampuan tarung yang canggih.

Kemampuan tarung ayam bangkok tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan genetik ayam tersebut. Meski berasal dari trah juara, ayam tetap perlu dilatih agar terbiasa dengan teknik-teknik bertarung melalui penerapan metode latihan fisik secara rutin. Lalu, bagaimana cara melatih ayam bangkok agar punya fisik yang kuat?

Cara Melatih Ayam Bangkok

Pada artikel kali ini, kita akan mengupas tuntas tentang bagaimana cara melatih ayam bangkok agar fisiknya kuat dan memiliki kemampuan bertarung maksimal. Latihan-latihan yang dibahas antara lain adalah latihan berbagai macam senam, latihan lari, pernapasan, dan latihan mental.

1. Latihan Leher

Latihan yang pertama adalah senam leher.

Cara Melatih Ayam Bangkok
  1. Cara Merawat Ayam Bangkok
  2. Cara Merawat Anak Ayam Bangkok
  3. Ciri Ayam Bangkok Betina yang Baik untuk Indukan
Seperti kita ketahui bahwa otot-otot di leher adalah bagian tubuh yang sangat menunjang pergerakan kepala ayam ketika ia membidik lawan atau menghindari serangan ke arah kepala saat di medan laga. Otot leher yang luwes akan sangat bermanfaat dalam memenangkan babak demi babak pertarungannya. Oleh karena itu, untuk cara melatih ayam bangkok yang pertama kami anjurkan adalah dengan melatih otot-otot lehernya ini.

Teknik melatih otot leher terbilang sangat sederhana. Setiap pagi, putar leher ayam menggunakan tangan ke arah kanan kiri masing-masing 30 kali secara perlahan, sekira 1 detik tiap gerakan.

2. Latihan Badan

Saat bertarung, tubuh ayam akan mencari bergerak ke sana kemari mencari selah daerah tubuh lawan yang akan dipukulnya. Jika tubuhnya tidak biasa bergerak, ayam akan kagok dan kaku pergerakannya. Untuk itu, perlu pembiasaan agar perputaran tubuhnya lebih luwes. Caranya yaitu dengan menerapkan senam badan setiap pagi.

Teknik senam badan bisa dilakukan dengan memutar badan ayam ke arah kiri dan kanan sebanyak 30 kali. Selipkan tangan Anda ke salah satu celah sayapnya dan dorong ke sana kemari.

3. Latihan Kaki

Senam kaki atau biasa orang menyebutnya push up ayam merupakan teknik cara melatih ayam bangkok yang sudah umum di kalangan pecinta ayam aduan. Teknik latihan ini memang sangat menunjang kemampuan ayam dalam bertarung. Otot kaki dan lututnya akan terbiasa bergerak sehingga tak akan kaku saat menghadapi lawannya.

Untuk menerapkan teknik latihan ini, Anda hanya cukup menekan punggung ayam ke bawah dan ke depan sebanyak 30 kali setiap harinya. Tapi ingat, lakukan teknik ini secara rutin, karena jika tidak, hasilnya pasti akan tidak maksimal.

4. Latihan Sayap

Senam sayap atau sering pula disebut janturan merupakan teknik melatih otot otot sayap ayam bangkok agar lebih luwes bergerak. Sama seperti senam kaki, teknik cara melatih ayam bangkok ini pun sudah cukup dikenal luas.

Cara Melatih Ayam Bangkok
Janturan dilakukan dengan mengangkat ayam setinggi mungkin menggunakan kedua tangan. Tangan kanan memegang dada dari belakang, dan tangan kiri memegang pangkal ekor. Lepaskan tangan kanan ke belakang secara perlahan sembari tangan kiri ikut turun ke bawah. Ayam akan mengepak-ngepakan sayapnya sehingga otot dan sendinya lebih kuat dan terbiasa bergerak.

5. Latihan Lari

Latihan lari bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang menggunakan alat khusus berupa kurungan putar ada pula yang hanya menggunakan teknik sederhana. Akan tetapi, bagaimanapun caranya, latihan lari memang tetap dibutuhkan. Ini untuk melatih kemampuan otot-otot kaki dan pernapasannya.

Untuk melakukan latihan lari secara sederhana, Anda perlu menyiapkan 2 kurungan ayam dengan ukuran berbeda serta satu ekor ayam bangkok lain. Kurungan ayam yang dijadikan bahan latihan diletakan dalam kurungan kecil, sedang ayam yang akan dilatih diletakan di luarnya, kemudian kurung mereka dalam kurungan besar.

Ayam yang dilatih akan terus berlari mengelilingi kurungan kecil. Ia akan mencari selah untuk memukul ayam yang berada di dalam kurungan kecil hingga lelah. Namun, sebelum mengalami kelelahan, ambil ayam itu agar tidak mengalami stres. Biasanya sekitar 15-30 menit.

6. Latihan Renang

Latihan renang merupakan latihan yang paling menguras tenaga ayam bangkok Anda. Akan tetapi, manfaat latihan ini ternyata terbilang cukup banyak. Latihan renang bisa membuat seluruh otot di tubuh ayam menjadi kuat. Selain itu, stamina dan nafas ayam menjadi lebih panjang sehingga menunjang dalam memenangkan pertarungan yang berlangsung dalam tempo lambat.

Anda bisa melatih ayam Anda untuk berenang di bak atau di kolam biasa. Lemparkan ayam ke tengah kolam, sehingga ia berusaha untuk terus bergerak supaya tidak tenggelam. Lakukan selama maksimal 20-30 menit setiap harinya. Jangan sering-sering menerapkan cara melatih ayam bangkok menggunakan teknik renang. Cukup lakukan 2 kali saja setiap minggunya.

7. Latihan Abar

Selain melakukan latihan fisik, Anda juga perlu melatih mental ayam bangkok kesayangan Anda. Tentu akan percuma bukan jika jago bangkok Anda memiliki fisik yang kuat tapi punya mental kelas kacang. Oleh karena itu, cobalah untuk mengabar atau menggebrak ayam bangkok Anda dengan ayam bangkok milik teman. Latihan abar tidak perlu lama. Cukup satu atau dua air saja. Dan jika sudah punya jalu, baiknya jalu tersebut di plester agar aman.

Nah, itulah beberapa teknik cara melatih ayam bangkok yang bisa Anda terapkan pada ayam bangkok aduan Anda. Latihan yang dilakukan secara rutin pasti akan bermanfaat bagi peningkatan kemampuannya dalam bertarung. Selamat mencoba!

0 Response to "7 Cara Melatih Ayam Bangkok Agar Fisiknya Kuat"