Blog Ayam Bangkok

Cara Merawat Ayam Bangkok Aduan setelah Ditandingkan untuk Pulihkan Stamina

Setelah melewati duel dalam pertarungan sengit, ayam bangkok aduan kesayangan kita sering kali menderita beberapa luka. Entah menang entah kala, luka yang diderita olehnya tentu harus segera dirawat dan diobati. Tenaganya yang terkuras juga harus segera dipulihkan agar tubuhnya tetap fit dan bisa berlatih kembali untuk mengasah kemampuannya. Berikut pada artikel kali ini kita akan mengulas seputar cara merawat ayam bangkok setelah ditandingkan. Pengetahuan ini penting agar ayam kesayangan Anda tetap terjaga performanya dan tidak turun kekuatan fisiknya.

Cara Merawat Ayam Bangkok Aduan Setelah Bertanding

Ada beberapa perawatan yang sebaiknya segera diberikan pada ayam kesayangan setelah ia usai bertanding. Terlebih jika mengalami cidera berat, ayam harus dirawat dengan penuh perhatian agar cidera dan luka yang dideritanya dapat segera sembuh.

Cara Merawat Ayam Bangkok Aduan
  1. Perawatan Ayam Bangkok setelah Diadu
  2. Perawatan Ayam Bangkok sebelum Diadu
  3. 7 Ciri Ayam Bangkok Pukulan Mematikan

1. Penyembuhan Luka

Bagian kepala, leher, dan sayap merupakan bagian-bagian tubuh yang sering mengalami cidera saat ayam ditandingkan. Cidera dan luka ini harus segera disembuhkan agar cepat mengering sehingga tidak berisiko terhadap inveksi bakteri. Cara merawat ayam bangkok yang terluka tersebut, dapat Anda lakukan dengan memberikan obat luar berupa Betadine atau Tetayokcin. Salah satunya bisa dipilih untuk dioles atau dibalurkan pada bagian yang terluka.

2. Pemulihan Saluran Napas

Selain luka luar, luka dalam terutama yang terkait dengan saluran pernafasan juga penting untuk mendapatkan perhatian. Setelah menjalani duel maut, sedikit banyak saluran napas ayam bangkok aduan kita pasti mengalami kelelahan. Untuk menghindari infeksi bakteri (misalnya bakteri penyebab ayam ngorok), ayam bangkok aduan kesayangan harus segera diberikan antibiotik yang dapat digunakan sebagai penyembuh peradangan pada saluran pernapasan, misalnya teramisin atau trimisin. Perlu diketahui bahwa cara merawat ayam bangkok setelah diadu ini sering kali diabaikan oleh para pemula. Oleh karenanya perhatikanlah mulai dari sekarang.

3. Pemulihan Stamina

Stamina dan vitalitas ayam aduan yang usai ditandingkan perlu dipulihkan kembali. Pemulihan stamina dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, berikan jamu khusus yang dapat Anda buat sendiri dari bahan alami berupa kencur basah, beras, telur bebek, madu, dan gula aren. Silakan baca artikel ini jika Anda belum mengetahui cara membuat jamu pemulih stamina ayam tersebut.

Setelah diberikan jamu, mandikan ayam bangkok kesayangan Anda dengan air rebusan daun sirih dan jahe untuk mengembalikan otot-ototnya yang kaku. Terakhir, sekitar 4 atau 5 hari dilepas bebas, beri babon dan beri minum air gula.

Untuk hari berikutnya, ayam dimandikan dengan air hangat, terutama pada bagian yang luka sampai kerak luka kering dan ngelupas. Sekitar 2 sampai 3 hari setelah itu, rawat seperti biasa sampai ayam siap diadu kembali.

Selama masa pemulihan stamina ini, usahakan agar ayam bangkok kesayangan tidak melakukan aktivitas berat. Hindari dan jauhkan ia dari ayam bangkok jantan lainnya untuk mencegah terjadinya duel di kala kondisi fisiknya masih lemah. Letakan dan simpan ia secara khusus dan pastikan makanan, air serta suplemennya diberikan secara tepat.

Nah, demikianlah beberapa perawatan ayam aduan setelah bertanding. Perawatan tersebut sangat menentukan kesehatan dan vitalitas ayam di hari-hari berikutnya. Jangan abaikan cara merawat ayam bangkok tersebut meskipun dalam pertandingan sebelumnya, ia mengalami kekalahan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Merawat Ayam Bangkok Aduan setelah Ditandingkan untuk Pulihkan Stamina"